Ketika mendengar kata laser, pastinya kita pernah mendengar atau melihat bahwa hanya dengan mengarahkannya ke balon, bisa pecah atau membakar sesuatu. Bahkan di film-film layar lebar sering diperlihatkan bahwa laser dapat dipakai sebagai senjata. Pew! Pew! Tentu saja ini membuat kita bertanya-tanya apakah laser yang dipasang di atas robot vakum laser itu aman buat kita, terutama mata kita? Kita ga mau dong tiba-tiba menghilang menjadi kepulan asap kalau kena laser.
Jika belum membaca cara kerja robot vacuum secara garis besar, dapat dibaca pada diclick pada link berikut ini: 4 Prinsip Kerja Robot Vacuum!

Apa itu Laser?
Untuk menjawabnya, kita perlu tahu dulu apa itu laser? Laser sebenarnya adalah singkatan, yang kepanjangannya adalah Light Amplification by Stimulated Emission of Radiation. Artinya, laser adalah sebuah cahaya yang diciptakan untuk mengeluarkan hanya 1 warna secara teratur (gelombang cahaya yang senada).
Kegunaan Laser
Laser sangat berguna untuk banyak hal, dan dapat ditemukan di kehidupan sehari-hari. Coba ingat terakhir kalinya teman-teman berbelanja di pasar swalayan, dan bagaimana kakak yang di kasir dengan lincah dan cepatnya memasukkan apa yang kita beli ke dalam cash register mereka. Mereka menggunakan bar code scanner untuk menge-scan barcode agar komputer dapat dengan cepat menghitung jumlah pembelian kita, dan mengurangi stock dari inventory mereka. Nah, barcode scanner tersebut menggunakan teknologi laser untuk bekerja.

Masih banyak lagi contoh kegunaan laser. Ada laser yang dapat menghibur kita, seperti pertunjukan laser yang bisa ditemukan di beberapa tempat hiburan. Laser juga dipakai untuk membantu transfer tinta ke kertas di dalam printer laser. Di dunia kedokteran, laser juga dipakai untuk operasi membetulkan penglihatan mata, yang dikenal sebagai LASIK (Laser Assisted in situ Keratomileusis).
Ingin membuat ornamen lucu atau pekerjaan berat seperti konstruksi? Laser juga bisa dipakai untuk engraving dan memotong motif2 tertentu pada kertas, kayu bahkan besi sekalipun.
Selain contoh di atas, laser banyak digunakan pada percobaan ilmiah yang sangat canggih dan kekinian. Salah satu yang menarik adalah laser untuk mendeteksi “gelombang gravitasi” atau gravitational waves.

Laser pada Robot Vakum and Mop

Robot vakum kesayangan anda di rumah bukannya FOMO (Fear of Missing Out), jadi ingin menggunakan laser juga. Melainkan, teknologi laser dimanfaatkan pada sistem krusial beberapa robot vakum pintar, yaitu: LIDAR (Light Detection and Ranging). Kegunaan laser pada robot vacuum mirip dengan teknologi yang dipakai pada mobil yang bisa berjalan sendiri.
LIDAR dipakai untuk mengetahui jarak robot vakum dengan benda-benda di sekitarnya, dan membuat peta ruangan yang akan dibersihkan. Secara singkat cara kerjanya yaitu laser dipantulkan pada benda di sekeliling dan diterima kembali pada sensor LIDAR. Waktu yang dibutuhkan untuk kembali ke sensor dihitung untuk mengetahui jarak antara robot ke objek tersebut.
Tanpa LIDAR ini, mesin robot tidak bisa membuat peta dengan baik, dan tidak bisa mengetahui posisinya di suatu ruangan. Pembersihan akan jauh lebih rapih, teratur, dan menyeluruh untuk robot vakum yang memiliki sistem LIDAR padanya.
Laser untuk LIDAR pada robot vakum aman untuk kesehatan mata?
Jawaban singkatnya iya.
Mari saya jelaskan alasannya:
- Robot vacuum dengan laser yang baik sudah tersertifikasi paling tidak IEC 60825-1:2014 (Third Edition). IEC (International Electrotechnical Commission) merupakan lembaga sertifikasi segala hal yang berhubungan dengan electronik. Salah satunya mengatur tentang keselamatan laser. Jadi bisa dijamin bahwa tenaga yang dikeluarkan laser tidak akan melewati batas keselamatan manusia.
- Laser yang dikeluarkan datar dengan permukaan datar robot vacuum. Jadi artinya, selama laser berada di lantai yang rata, lasernya hanya akan dipantulkan pada bidang setinggi tempat laser itu keluar saja, dan tidak akan mengarah ke atas yang akan mengenai mata langsung.
Walaupun laser dengan kekuatan rendah, dan tidak langsung diarahkan ke mata itu aman, kami tidak menyarankan untuk sengaja melihat langsung cahaya laser. Laser ini aman jika kita tidak sengaja melihatnya, tetapi untuk terekspose terus-terusan, tentunya lebih baik dihindarkan.
Nah bagaimana? Semoga pembahasan kali ini menarik untuk teman-teman semuanya ya. Jika artikel ini membantu, minmin minta tolong dibagikan link halaman ini ke teman-temanmu yang lain agar dapat terasa manfaatnya bersama dan juga belajar bersama. Jika ada masukan atau kesalahan pada artikel, bisa langsung hubungi minmin pada nomor WhatsApp di bawah website ini.
Photo Credits:
Featured image photo “lightshow” by Khairul Nizam
